25 Jenis Sengkolo dalam Ruwatan

25 jenis sengkolo dalam ruwatanRuwatan adalah sarana dalam membuang kesialan dalam diri seseorang. Kesialan dalam bentuk apa? Apapun itu. Kesialan atau yang dikenal dengan sengkolo dalam ruwatan memiliki 25 jenis. Dimana 25 jenis sengkolo ini diambil dari sejarah pewayangan jawa seperti dalam cerita asal usul dari Ruwatan dan juga masih dipercayai oleh masyarakat akan kebenarannya. Berikut dibawah ini akan dijelaskan 25 Jenis Sengkolo dalam Ruwatan :

  1. Kebo Kemale : Jenis Sengkolo yang pertama adalah Sengkolo Kemale. Orang yang memiliki jenis sengkolo ini dalam hidupnya akan selalu sulit dalam mencari pasangan hidup atau jodoh. Biarpun dapat pasti akan selalu kandas ditengah jalan.
  2. Bahu Laweyan : Orang yang memiliki sengkolo ini maka pasangan hidupnya akan menemui celaka setelah menjadi suami atau istrinya. Jadi dampak dari sengkolo ini akan diterima asangannya.
  3. Jomplong : Orang yang terkena sengkolo ini dalam hidupnya akan selalu ditimpa sakit atau masalah kesehatan dalam hidupnya yang tak kunjung sembuh.
  4. Cluwak Bodhes : Orang yang terkena sengkolo ini dalam kehidupannya dengan pasangannya akan selalu bentrok dan bertengkar terus. Mereka tidak akan pernah akur sampai sengkolo ini dibuang.
  5. Sambit Kebul : Orang yang terkena sengkolo ini akan selalu tertimpa musibah dalam usaha dan bisnisnya. Dia akan selalu putus ditengah jalan dan bahkan bangkrut berkali-kali walau terus berusaha membangun usaha baru.
  6. Cekal Kendir : Pada sengkolo ini akan berdampak berupa kariernya selalu macet, jabatan tidak pernah naik, meskipun sudah lama mengabdi dalam pekerjaannya.
  7. Gotro Patri : Orang yang terkena sengkolo ini didalam hidupnya akan selalu sulit dalam memperoleh kelancaran rezeki, meskipun dia sudah bekerja keras tetap tidak akan kelihatan hasilnya.
  8. Khantong Lawe : Orang yang terkena sengkolo ini tidak akan pernah bisa menyimpan uang. Sehingga uang hasil jerih payahnya tidak terlihat. Orang dengan sengkolo ini cenderung senang berfoya-foya dan terkadang memiliki banyak hutang.
  9. Gandring Bumi : Sengkolo ini diakibatkan karena rumah yang ditempati tidak cocok sehingga mengakibatkan usaha dirumahnya selalu gagal. Jadi jalan keluarnya adalah pindah rumah atau melakukan ruwatan rumah tersebut.
  10. Ruwing : sengkolo satu ini diakibatkan karena mendapat karma dari orang tuanya. Sehingga dalam hidupnya dia selalu mendapat sial yang terus menerus sebelum dimafkan oleh orang tuanya.
  11. Rerewo Bedes : Pada jenis sengkala ini diakibatkan oleh hasil dari ingkar janji yang pernah diucapkan. Jadi kesialanna diakibatkan dari janji yang tidak ditepati, bisa dibilang semacam karma karena ingkar janji.
  12. Bandor Sari : Ini adalah sengkolo yang dalam hidupnya selalu kurang beruntung karena kutukan dari sang ibunda yang telah di durhakainya.
  13. Jeblak : Sengkolo yang diakibatkan kutukan dari ayah, sehingga hidupnya akan selalu menemui kegagalan terus dalam segala hal.
  14. Cluring : Sengkolo yang dapat membuat orang selalu gagal dalam usaha dan selalu dibarengi sakit-sakitan sehingga dalam hidupnya selalu kurang beruntung.
  15. Sri Ganting : Sengkolo pada orang yang sering mengalami penolakan dalam hal cinta. Sehingga mengakibatkan dirinya terlambat atau membutuhkan waktu lebih untuk dapat menikah.
  16. Blunuk Glantar : Sengkolo ini mengakibatkan hidup seseorang merana dan menderita karena cinta yang tidak pernah kesampaian.
  17. Blorong : Sengkolo ini mengakibatkan orang mendapat pekerjaan yang tidak berkah. Hal ini dikarenakan tidak sesuai hati tapi di jalani tau terpaksa.
  18. Gombak Gimbil : Orang yang terkena sengkolo ini tidak pernah beruntung sama sekali karena penampilan dalam hidupnya sehari-hari. Jadi orang yang memiliki sengkolo ini selalu terloihat biasa saja walau berusaha berpenampilan menarik. Hal ini karena aura innerbeuty dalam dirinya telah meredup.
  19. Ganas Pati : Sengkolo ini menyebabkan orang selalu mendapati kesialan dalam hidup seperti selalu mendapat kecelakaan.
  20. Borong Cokro : Sengkolo ini mengakibatkan orang selalu mendapati kesialan karena mengingkari nazar yang pernah diucapkannya.
  21. Cleret Timbal : Kesialan yang di akibatkan dari perbuatannya sendiri. Semisal sering mencaci orang, memaki orang dan menghina orang lain. Sehingga suatu saat dia mendaptkan balasan atas apa yang telah dia perbuat sebelumnya.
  22. Gendrung Bedes : Sengkolo yang di hasilkan dari perbuatan maksiat terlarang,seperti anak dengan ayah atau ibunya
  23. Blangkong Suji : Sengkolo ini mengakibatkan hidupnya tidak akan tenang karena pernah membunuh seseorang.
  24. Dewi Sri : Sengkolo ini mengakibatkan kesulitan dalam memperoleh sandang pangan karena dalam hidupnya selalu membuang atau menyianyiakan makanan yang telah didapatkannya.
  25. Birowo : Sengkolo yang terakhir ini menjelaskan Orang yang selalu sial dalam hidupnya. Hal dikarenakan kutukan atau sabda dari orang sakti, tokoh agama seperti wali, kyai dan sejenisnya.

Itulah 25 jenis sengkolo yang masih di percaya oleh masyarakat sampai saat ini. Semua terserah pada diri Anda dapat menerima hal ini atau tidak, cuman yang pasti setiap orang pasti menginginkan yang terbaik dalam hidupnya. Jika dia merasa bahwa dirinya adalah orang yang selalu mendapatkan kesialan, maka melakukan Ruwatan bukanlah hal yang salah.

Inilah Jenis Ruwatan Rumah yang mudah dan Ampuh

Rumah tusuk Sate Rumah merupakan tempat orang-orang bernaung untuk tinggal. Kenyamanan yang ada di dalamnya adalah hal yang past diinginkan oleh setiap pemilik rumah. Memiliki fasilitas yang mencukupi, halaman yang luas dan suasana lingkungan yang nyaman, pasti akan membuat penghuni merasa betah untuk menghuninya. Hal-hal tersebut pastilah wajib untuk dimiliki, karena jika salah satunya tidak terpenuhi maka rasa was-was dan kurang nyaman akan muncul.

posisi Rumah tusuk SateMungkin untuk fasilitas rumah dan properti rumah tidak akan dibahas dalam postingan ini. Disini kita akan menyoroti tentang kenyamanan sebuah Rumah. Karena ini adalah hal yang sangat penting, percuma rumah dengan fasilitas mewah namun tidak nyaman untuk ditempati. Kenyamanan disini akan dipersempit lagi ke dalam rung lingkup gangguan gaib. Dimana gangguan-gangguan gaib ini sering didapati oleh orang-orang yang menghuni rumah bekas (lama tidak dihuni), penghuni rumah di lokasi tusuk sate, atau mungkin penghuni rumah bekas makam atau tempat angker dan keramat.

Gangguan gaib seperti ini biasanya dalam bentuk kejailan-kejailan makhluk halus yang menghuni rumah tersebut. Seperti yang pernah dialami oleh rekan saya dimana dia menempati rumah bekas neneknya yang telah meninggal 1 tahun yang lalu. Setelah neneknya meninggal rumahnya kosong tidak berpenghuni. Sehari-hari selalu ada gangguan yang diberikan makhluk halus penghuni rumah tersebut. Terkadang muncul bayangan seperti nenek rekan saya, kadang ada suara orang mandi, kursi goyang yang bergerak sendiri seperti ada yang menduduki, dan berbagai gangguan lain.

Makhluk gaib ini seperti ingin diperhatikan dengan gangguan-gangguan yang diberikannya. Selain itu terkadang juga sesekali mencoba mencelakai penghuni jika tidak mempedulikannnya, dengan mengagetkan atau menjatuhkan ranting pohon kepada penghuni. Maka jalan keluarnya adalah mengusir makhluk gaib yang usil tersebut dengan melakukan ruwatan rumah. Ruwatan Rumah ini sering dilakukan orang-orang jaman dulu apabila menempati rumah baru, dengan tujuan agar penghuni selamat dari gangguan dan bahaya apapun ketika menghuni rumah tersebut.

ruwatan rumah Ruwatan Rumah ini dipercaya mampu mengusir makluk halus usil yang suka mengganggu penghuni rumah. Ruwatan ini sendiri berarti membuang kesialan atau sengkolo. Jadi segala unsur-unsur negatif akan dibuang untuk mewujudkan rasa tentram. Untuk jenis ruwatan rumah ini bermacam-macam sarana dan modelnya. Ada yang berupa menggunakan sarana seperti sesaji, garam, air dan lain-lain. Selain itu ada yang memerlukan ritual doa bersama untuk melakukan proses ruwatan rumah ini, dan ada juga yang melalui penitipan ritual. Maksudnya adalah ritual dilakukan seseorang yang memiliki jiwa spiritual tinggi sehingga dapat melakukan Ritual dari jarak jauh. Dan pada akhirnya untuk menyempurnakan ritual jarak jauh maka diperlukan sebuah sarana untuk menyemnpurnakan.

Sebagai contoh seperti ini, dalam kasus rekan saya tadi, untuk mengusir makhluk halus yang konon katanya adalah gendruwo yang sangat usil. Dia meminta bantuan kepada seorang paranormal untuk mengusirnya. Namun karena sang Paranormal berada ditempat yang jauh maka proses pengusiran akan dilakukan oleh rekan saya sendiri dengan dibantu sang paranormal dari jarak jauh. Ritual dari jarak jauh dilakukan oleh sang Paranormal dan sebagai penyempurna rekan saya dikirimi sebuah garam yang telah diisi dengan energi doa untuk mengusir gendruo tersebut.

Cara menggunakan garam tersebut sangat mudah, dari jarak jauh sang Paranormal menerawang dimana gendruo tersebut suka berdiam lalau ditempat itulah garam ditaburkan. Selain itu garam juga ditaburkan di sekitar halaman rumah untuk menangkal kembalinya gendruo tersebut atau memilih lokasi baru. Ini merupakan salah satu model ruwata rumah yang sangat mudah dan tidak banyak memakan waktu. Dari berbagai amcam model Ruwatan Rumah, inti dari tujuannya tetap sama. Yaitu sama-sama ingin membuat oenghuni rumah menjadi nyaman ketika menghuninya.